Jokowi Ingatkan Masyarakat Untuk Bijak Menggunakan Media Sosial
Mengingatkan untuk menggunakan media sosial secara bijak, itu lah yang dilakukan Presiden Jokowi untuk tetap mengingatkan para pengguna media sosial, khususnya pada menanggapi berita-berita bohong yang banyak beredar.
Lewat Instagram @Jokowi, Senin (4/2/2019), dia mengatakan kalau media sosial kini berkembang dan tak bisa dibendung lagi.
Terlepas dari itu, menurut Jokowi sendiri media sosial itu bisa memberikan dampak yang kurang baik dan ada juga membawa dampak positif. Dan sebab itu, rukun di tengah perbedaan saat ini dapat menunjukan karakter bangsa Indonesia yang sebetulnya.
Jokowi juga mengunggah foto dirinya di balik dedaunan yang sedang menggunakan jaket hitam dan sambil tersenyum dengan menatap sesuatu.
"Media sosial ini berkembang tanpa bisa dibendung, membawa dampak positif dan negatifnya, memberi manfaat dan mudaratnya. Yang baik-baik, kita terima dengan senang hati dan tangan terbuka. Yang kurang baik -- ketika media sosial menjadi ruang untuk saling hina, saling mencela, saling ejek, dan saling fitnah -- akan ditepis oleh kesadaran, nilai-nilai keagamaan dan etika kita. Rukun di tengah perbedaan adalah karakter asli bangsa Indonesia," kata Jokowi, Senin (4/2/2019).
sekarang ini diketahui Jokowi memberikan pernyataan "propoganda Rusia" disaat kampanye dirinya di Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (3/2/2019). Isi kampanye tersebut menyinggung bahwa ada elite politik yang sudah menggunakan gaya propoganda Rusia dalam masa kampanye Pilpres 2019.
Jokowi yang menjelaskan tentang teori propoganda Rusia dilakukan dengan cara menyebarkan kebohongan sebanyak-banyaknya sampai mempengaruhi masyarakat menjadi ragu.
Selain itu, Jokowi juga mengatakan jika dia kerap kali dituding sebagai antek asing. Untuk membuktikan kalau isu tersebut tidak benar, Jokowi menepisnya dengan kebijakan pemerintah mengambil alih Blok Rokan, Blok Mahakam, dan kepemilikan saham 51 persen di PT Freeport.
Sumber: akurat.co

Comments
Post a Comment