Pada Masa Tenang Media Sosial Dilarang Tayangkan Iklan Kampanye



Rapat koordinasi terkait aturan larangan kampanye di media sosial pada masa tenang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 sudah dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Rapat yang diselenggarakan oleh Kominfo dirapatkan bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), penyelenggara Platform media sosial, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, dan masing-masing pengurus Tim Pemenangan Peserta Pemilu 2019.

Diungkapkan oleh Semuel Abrijano Pangerapan selaku Direktur Jendral Aplikasi Informatika Kominfo bahwa rapat tersebut menetapkan platform media sosial dilarang untuk menayangkan iklan yang berhubungan dengan kampanye selama masa tenang berlangsung.

"Jadi kesepatakannya semua bentuk iklan di masa tenang kampanye ini tidak diberikan. Iklan ini penyebarannya pasti melibatkan platform. Jadi iklan, jadi kaya ads-ads itu tidak boleh pada masa tenang. Itu kesepakatan kami," ujarnya saat konferensi pers, Senin (25/5), di Gedung Kominfo, Jakarta.

Meskipun iklan tidak diperbolehkan, pihaknya tidak melarang pengguna media sosial yang melakukan percakapan yang berhubungan dengan kampanye, tutur Samuel.

"Kalau percakapan itu sudah dilakukan karena itu bentuk kebebasan yang diatur Undang-undang Dasar. Jadi yang dibahas sekali lagi iklan," tegasnya.

Komisioner Bawaslu, Rahmat Bagja mengatakan, hal tersebut telah disetujui oleh hampir semua platform yang menyelenggarakan layanannya di Indonesia.

Selain itu, lanjut Rahmat, para peserta pemilu, tim kampanye dan juga simpatisan turut menyetujui aturan pada masa tenang di media sosial.

"Dengan demikian kami berharap di masa tenang ini masyarakat bisa memilih dengan tenang, memikirkan siapa yang mereka pilih pada hari H dalam pemilu ini," tutur Rahmat.

Dirinya menegaskan, aturan tersebut hanya melarang penayangan iklan kampanye di media sosial, bukan masyarakat perorangan.  


"Selama bukan tim kampanye, peserta pemilu dan tim pelaksana kampanye itu maka itu agak sulit membatasinya," tegasnya.














Sumber: akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Ahok Disebutkan Jokowi Sebagai Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Baru

Alami Duel di Udara, Bagus Kahfi Alami Cedera Kaki

Nasaruddin Umar Berharap Ramadhan Bisa Menjadi Rahmat Semua Pihak